Mengurus Sendiri Mutasi dan Perpanjang SIM C


Kesimpulannya, urus sendiri! Jangan lewat calo. Selain biayanya jauh lebih murah (bisa sepertiga dari lewat calo), waktunya juga sangat sebentar (total pelayanan, 15 menit!).
Bagusnya sih SIM itu diperpanjang 1 minggu sebelumnya lah. Soalnya ada hal-hal yang kita gak tahu/tidak terduga.
Gini ceritanya …
* Senin 28 Mei 2012 pagi, saya ke SIM keliling Polres Cimahi di depan Masjid Agung Cimahi. Sudah antri, daftar (bawa SIM asli dan foto copy KTP). Pas dipanggil untuk bayar (Rp 95.000), “wah ini gak bisa. SIM alamat (kecamatan) Cilengkrang, KTP alamat (kecamatan) Margaasih. Harus mutasi ke Polres Bandung (di Soreang), perpanjang SIM di Polres Cimahi (di Cibabat)”.


* Selasa 29 Mei 2012 menjelang pukul 11.00, saya ke Polres Bandung. Bawa foto copy SIM dan KTP (juga aslinya). Petugas di sana memberi berkas mutasi untuk dibawa ke Polres Cimahi. Beres (kurang dari 1 menit), biayanya Rp 30.000. “jangan sekarang, besok saja. Karena pendaftaran SIM sudah tutup.” (perlu diingat, pendaftaran SIM itu dari pukul 8.00 – 11.00)

* Rabu 30 Mei 2012 menjelang pukul 11.00 juga, saya ke Polres Cimahi. Baru sampai parkiran, sudah ada calo yang menawarkan jasanya. Saya bilang, mengurus sendiri saja. Tahapannya:
1. Cek kesehatan (test golongan darah, test buta warna, dsb): Rp 30.000
2. Ke loket pendaftara, isi sesuai contoh. Bawa dan lampirkan foto copy KTP, SIM serta aslinya.
3. Membayar biaya perpanjangan SIM C ke BRI: Rp 75.000
4. Serahkan map beserta isinya (bukti pembayaran, foto copy KTP, SIM, (juga aslinya), lembar test kesehatan, form perpanjangan SIM), ke loket pendaftaran. Menunggu panggilan untuk pemotretan.
5. Dipanggil untuk pemotretan. Sebelumnya, dicocokkan data-datanya. Kalo sudah ok semua, sidik jari jempol kanan, tanda tangan, difoto. Setalah itu, menunggu SIM selesai dicetak
6. Dipanggil ketika SIM selesai dicetak, mengisi buku pengambilan SIM (nama, alamat, golongan sim (A atau C atau B1, dsb), tanda tangan. Selesai!
Proses mutasi dan langkah 1 sampai 6 di atas, total waktu kurang dari 15 menit, total biaya Rp 105.000. Cepat dan murah kan?

Ada banyak penunggu yang marah-marah kok lama, kok duluan saya. Padahal sistemnya FIFO (first in first out). Kemungkinannya cuma 2:
1. Buat baru (bukan perpanjangan), yang memang prosesnya 2 jam (jika lulus ujian teori dan praktek).
2. Mengurus lewat calo. Selain lama, biayanya juga bisa 3 kali lipat lebih dari yang resmi (menurut teman kerja saya, biaya perpanjang SIM C lewat calo itu Rp 350.000. Nah!)

Jadi, kenapa harus lewat calo? Toh yang test kesehatan juga diri sendiri (bukan calo), yang difoto, sidik jari, tanda tangan juga diri sendiri (bukan calo juga). :mrgreen:

About these ads

3 thoughts on “Mengurus Sendiri Mutasi dan Perpanjang SIM C

  1. Mas salam kenal maw tanya nih. Soalny saya punya masalah yg sama kecamatan nya margaasih juga. Polres bandung itu yg dmana? D jln Jawa bukan? Klo g ada surat itu kita bakal di tolak ya perpanjang SIM?

    Terima Kasih

    • Polres Bandung itu di Soreang.
      Kalo yang di Jl. Jawa, itu Polwiltabes Bandung.
      Kalo hanya perpanjang (tanpa mutasi), alamat KTP (yang masih berlaku) sama dengan SIM, bisa/gak ditolak.
      Kalo kecamatan Margaasih, bisa di Polres Bandung (Soreang) atau di Polres Cimahi (Cibabat).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s